FKUB Kabupaten Cilacap Silaturahmi Bersama Forkopimda, Ini Yang Dibahas

Advertisemen


Cilacap - Guna menjaga kondusifitas wilayah dari konflik berlatar agama, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cilacap yang diketuai oleh KH. Achmad Shoim El-Amin melakukan silaturahmi dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Cilacap bertempat di Ruang Gadri Rumah Dinas Bupati Cilacap, Jln. Jenderal Sudirman, No.32 Cilacap, Rabu (1/12/21).

Silaturahmi tersebut dilakukan guna bertukar pikiran dan memohon saran atau arahan Forkopimda berkaitan dengan fungsi FKUB dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di wilayah Kabupaten Cilacap.

Turut hadir dalam acara, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Dandim 0703/Cilacap Letkol lnf. Andi Afandi, S.I.P, Wakapolres Cilacap Kompol Suryo Wibowo, S.I.K, Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap Timotius Tri Ari Mulyanto, S.H., M.H, Ketua FKUB Cilacap KH. Achmad Shoim El-Amin, Kepala Badan Kesbangpol

Kabupaten Cilacap Sutaryo, S.Sos., M.Si, Kasatpol PP Cilacap Luhur Satrio Muchsin, S.STP., M.Si, Camat Majenang Iskandar beserta Danramil dan Kapolsek Majenang.

Dalam arahan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan acara Silaturahmi Bersama Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama Kabupaten Cilacap, tentunya sangat positif serta mempunyai makna yang sangat strategis, tidak saja untuk meningkatkan tali silaturahmi, tetapi juga sekaligus untuk membahas serta menyatukan langkah kita dalam rangka meningkatkan kerukunan kehidupan beragama di Kabupaten Cilacap.

"Oleh karena itu, saya menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini, dengan harapan mampu memberikan masukan - masukan yang bermanfaat dalam pembangunan di Kabupaten Cilacap, khususnya dalam kehidupan beragama. Untuk marilah kesempatan ini kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya utamanya untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan diantara kita," katanya.

Perlu kita pahami bersama, bahwa ajaran agama apapun apabila dibingkai dengan silaturahmi akan menumbuhkan persaudaraan. Oleh karenanya, silaturahmi antar umat beragama sudah seharusnya dilakukan tanpa memperbesar perbedaan yang ada, karena sesungguhnya perbedaan itu adalah rahmat. Dengan demikian, maka silaturahmi yang dilakukan dalam ruang lingkup yang terbatas seperti keluarga, suku, bangsa dan agama perlu diperluas dalam lingkup yang tidak terbatas, seperti antar umat agama dengan mengedepankan prinsip-prinsip kemanusiaan. 

"Silaturahmi antar umat beragama akan membuahkan masyarakat yang dinamis dan harmonis sehingga umat masing-masing agama dapat melakukan interaksi sosial dengan baik. Keyakinan terhadap kebenaran agama yang dianut,  seharusnya diaplikasikan dalam bentuk tindakan bukan hanya sekedar wacana, karena masing-masing ajaran agama menghendaki tindakan nyata yang selalu berlandaskan kepada akhlak/moral," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Dandim Cilacap Letkol lnf. Andi Afandi, S.I.P menyampaikan apresiasi kepada Forkopimcam Majenang yang telah melakukan langkah langkah preventif dalam menangani permasalahan di wilayahnya sehingga tidak terjadi gesekan antar umat dan kondisinya tetap kondusif.

"Betapa penting problema ini sangat penting, pada dasarnya semangat sangat penting kita dorong forkopimcam, isu ini harus kita bawa ke Forkopimda, persoalan yang melibatkan kebangsaan, agama, ekonomi dan keagamaan bukan kewenangan kita disini harus ada pemenuhan hak hak yang harus dipenuhi," ucapnya.

Lebih lanjut, "Kita harus memberikan perlindungan dan jaminan keamanan dari level Forkopimcam sampai Forkopimda, terkait kondisi yang ada di wilayah Majenang yang kondusif disamping itu harus ada kepastian hukum, kami mohon kepada Bupati dan kami TNI Polri kami siap berperan sesuai porsinya, mudah mudahan di hari yang baik ini akan ada solusi jalan, karena setiap masalah di dunia ini pasti ada jalan penyelesaiannya," tutup Dandim.

Oke

 

Advertisemen