Satgas Covid-19 Cilongok Laksanakan Pendampingan Swab Kepada Sekolah Yang PTM

Advertisemen

Banyumas - Swab antigen digunakan untuk mendeteksi virus corona dalam waktu yang cepat, test tersebut dilakukan dengan metode swab atau usap untuk mengambil sampel dari sekresi hidung dan tenggorokan yang berfungsi untuk mendeteksi keberadaan antigen virus tertentu dan menunjukkan adanya infeksi virus saat ini.


Babinsa Koramil 23/Cilongok Kodim 0701/Banyumas beserta Bhabinkamtibmas Cilongok melaksanakan pendampingan swab antigen dari Puskesmas Cilongok 1 guna mendeteksi secara cepat apakah ada yang terpapar covid-19 atau tidak dalam pembelajaran tatap muka di SD Negeri Panembangan dan SD Negeri Kalisari kecamatan Cilongok kabupaten Banyumas. Rabu 22/09/2021.

 

Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra S.E.,M.I.Pol., melalui Danramil 23/Cilongok Kapten Inf Syukur mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka di wilayah kecamatan Cilongok sudah dilaksanakan, sebagai langkah antisipasi maka Puskesmas I Cilongok mengadakan swab acak kepada siswa/siswi.

 

Swab antigen dilaksanakan sebagai langkah cepat kita guna mengantisipasi dampak yang akan terjadi kedepannya, hari ini kita sebagai satgas Covid-19 Cilongok melaksanakan pendampingan terhadap petugas medis dari Puskesmas I Cilongok di SD Negeri Panembangan dan SD Negeri Kalisari untuk melaksanakan swab antigen, hal ini semata-mata untuk memutus penyebaran covid-19. Tambahnya.

 

Danramil juga menegaskan bahwa penerapan disiplin protokol kesehatan menjadi kunci dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan harus menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari sampai pandemi ini dapat diatasi dan berakhir.

 


dr. Desi Dwi Susanti tenaga medis dari Puskesmas Cilongok 1 mengatakan bahwa Swab antigen ini dilakukan karena adanya didaerah lain yang melaksanakan pembelajaran tatap muka kemudian ada 60 siswa/siswinya dinyatakan reaktif Covid-19.

 

Alhamdulillah dari 20 siswa/siswi yang di Swab antigen secara acak dengan hasil seluruhnya NON REAKTIF Covid-19. Kepada siswa/siswi dan pihak sekolah agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam menjalankan aktifitasnya. Pungkasnya. (AuL).

Advertisemen